Sifat Program : Monodisipliner (MD)
Jenis Program : Pokok Non-Tema
Observasi :
Diawali dengan wawancara dengan warga masyarakat terutama tokoh pemuda & masyarakat perihal permainan yang biasa dilakukan oleh masyarakat setempat. Kemudian, setelah dilakukan konsultasi dan mendapat respon positif, observasi dilanjutkan dengan melakukan survey lokasi pelaksanaan dan potensi peralatan yang dimiliki masyarakat seperti pompa tangan sebagai bahan pertimbangan pelaksanaan program ini. Survey kedua juga melibatkan mitra kerja dari Komunitas Internet myQuran Jogja yang telah menyatakan kesediannya untuk membantu mahasiswa KKN PPM UGM mensukseskan program ini.
Dari hasil konsultasi dan wawancara langsung dengan masyarakat, mereka menyatakan rasa penasarannya dengan program ini dan berharap kegiatan ini bisa segera terlaksana.
Realisasi Program :
Dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-62 pada tanggal 19 Agustus 2007. Kegiatan dimulai dengan menampilkan beberapa contoh peluncuran "water rocket" oleh panitia guna menarik minat pengunjung. Kemudian pembukaan pendaftaran menghasilkan 7 kelompok dengan jumlah peserta mencapai 30 orang.
Karena fokus kegiatan adalah anak-anak, maka yang bisa mendaftarkan hanya kelompok anak dibawah umur 17 tahun dimana setiap kelompoknya didampingi oleh seorang pemandu dari mitra myQuran Jogja yang mengarahkan bagaimana cara membuat roket air yang baik terutama dari segi aerodinamis.
Sebelum lomba dilaksanakan, peserta dipersilahkan untuk melakukan tes peluncuran terlebih dahulu. Sementara itu, pemuda/i yang membantu pelaksanaan acara ini diperkenankan untuk mencoba membuat dan meluncurkan roket yang telah disediakan panitia tanpa dilombakan.
Penilaian Program :
Berdasarkan faktor kehadiran peserta dan para penonton juga melalui hasil wawancara langsung dengan masyarakat yang hadir memberikan testimoninya, program ini dapat dikatakan sangat sukses. Bahkan tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan pujiannya dan rasa terima kasih kepada mahasiswa yang telah memperkenalkan jenis permainan keterampilan baru sebagai tambahan wawasan kepada warga masyarakat.
Faktor Pendukung :
Selain faktor kemudahan dan kemurahan peralatan yang dibutuhkan (dop bekas, tube rol film bekas, botol bekas, papan&kayu, pompa sepeda), dukungan penuh pemuda dan warga masyarakat juga bantuan dari mitra kerja myQuran Jogja yang telah menyediakan tenaga pengajar hingga pengadaan alat-alat yang dibutuhkan serta konsumsi membuat program KKN PPM ini berlangsung dengan sukses.
Faktor Penghambat :
Kondisi geografis dusun Jojoran Kulon yang berbukit-bukit menyulitkan untuk mencari roket yang terbang tinggi dan jatuh ke daerah perbukitan.
Lampiran :


