Sifat Program : Monodisipliner (MD)
Jenis Program : Pokok Non-Tema
Observasi :
Program ini merupakan program susulan. Adanya program ini didasari dari hasil wawancara dengan anak-anak di Dusun Jojoran Kulon di tengah pelaksanaan KKN PPM, yang kebanyakan sudah sering mendengar kata "Origami" namun belum begitu tahu apa sesungguhnya Origami itu. Bahkan, ketika mahasiswa KKN PPM melakukan konsultasi dengan guru-guru SD terutama pak Irwan selaku guru SBK, rencana program ini disambut dengan baik. Dikatakan bahwa, dengan adanya program ini diharapkan siswa/i SD Triwidadi memiliki keterampilan tambahan lain disamping jenis keterampilan yang selama ini telah mereka dapatkan di sekolah.
Realisasi Program :
Kegiatan program ini dilaksanakan di SD Triwidadi yang masuk ke dalam pelajaran SBK yang menjadi mata pelajaran pokok bagi kelas IV, V dan VI.
Karena waktu yang minim, tiap-tiap kelas baru mendapatkan materi pengenalan dasar-dasar seni ini selama 1,5-2 jam. Untuk itu, materi-materi selanjutnya akan diberikan langsung oleh guru yang bersangkutan setelah dibekali dengan modul yang dibuat oleh mahasiswa KKN PPM.
Pada pertemuan pertama, selain diperkenalkan sejarah origami, tips membuat origami, jenis kertas origami, fungsi origami, peserta juga diajarkan 4 model awalan origami dengan kertas yang diberikan secara gratis kepada setiap peserta. Selain itu, peserta juga ditunjukkan berbagai macam model origami yang dibuat menyerupai benda-benda yang bisa dijumpai di sekitar mereka. Mulai binatang (burung, unggas, kupu-kupu, ikan, dll), rumah & isinya (meja, kursi, tempat tidur, gelas), alam (pohon, gunung) hingga kendaraan.
Selain itu, mahasiswa juga turut membantu program kerja serupa yang dilaksanakan di sub-unit Butuh Lor.
Penilaian Program :
Antusiasme peserta siswa/i SD Triwidadi terlihat cukup tinggi. Daya tangkap siswa/i SD saat diperkenalkan 4 model awalan membuat Origami juga sangat cepat. Malah, setiap kali bertemu dengan mahasiswa KKN PPM, mereka selalu meminta diajarkan membuat model-model origami lainnya. Dari pengamatan ini, bisa dikatakan program ini cukup berhasil.
Faktor Pendukung :
Dukungan penuh dari pak Irwan selaku guru SBK dan daya tangkap siswa/i SD yang tinggi. Juga kerjasama dari Sanggar Origami Indonesi (SOI) yang telah mengirimkan paket materi untuk pembuatan modul Origami.
Faktor Penghambat :
Kurangnya ketersediaan waktu pelaksanaan KKN PPM UGM Triwidadi 2007.
Lampiran :


