Sifat Program : Monodisipliner (MD)
Jenis Program : Pokok Non-Tema
Observasi :
Dari hasil konsultasi dalam kegiatan rapat warga, warga meminta kepada mahasiswa untuk menyediakan tenaga pengajar Seni Menghias Janur dikarenakan selama ini mereka kekurangan sumber untuk membuat kreasi Janur dalam bentuk yang lain dari apa yang telah mereka buat selama ini (kreasi yang ada cenderung monoton).
Realisasi Program :
Pada kenyataannya cukup sulit untuk mencari tenaga pengajar yang ahli dalam hal merangkai Janur. Mahasiswa telah berusaha mencari informasi seputar hal tersebut, namun tak ada satu orang pun yang bisa memberikan jawaban. Begitu juga setelah mencoba melakukan pencarian melalui internet, ternyata memang sumber-sumber Seni Menghias Janur masih sangat jarang.
Kemudian ketika mahasiswa mencoba mendatangi dinas kesenian DIY di kompleks Kepatihan, dikatakan oleh petugas bahwa mereka belum bisa menyediakan tenaga pengajar yang dimaksud.
Satu-satunya solusi yang bisa mahasiswa berikan kepada masyarakat adalah memberikan bahan bacaan tambahan berupa buku. Pencarian buku ini juga tidak mudah. Semua pedagang buku yang mahasiswa jumpai mengatakan memang sulit mencari referensi buku Seni Menghias Janur. Hingga pada akhirnya dari 9 judul buku yang tersedia di toko buku Gramedia, hanya ada 1 judul yang masih memiliki stok.
Buku itulah yang kemudian diberikan kepada tokoh pemuda untuk disampaikan kepada pemuda/i setempat untuk digunakan sebagai referensi tambahan Seni Menghias Janur.
Meskipun belum ada program Seni Menghias Janur yang secara khusus diselenggarakan oleh mahasiswa KKN PPM, namun selama pelaksanaan KKN, mahasiswa telah mengikuti 2 kali kegiatan merangkai Janur yang diikuti dengan tukar pikiran perangkaian Janur bersama masyarakat.
Penilaian Program :
Walaupun program ini bisa dibilang belum cukup berhasil, namun tokoh pemuda menilai dan menyambut baik dengan adanya tambahan buku referensi Seni Menghias Janur dari mahasiswa KKN PPM ini.
Faktor Pendukung :
Kerjasama dari tokoh pemuda dan masyarakat saat mengadakan kegiatan merangkai Janur.
Faktor Penghambat :
Sumber referensi yang minim, baik buku maupun artikel-artikel seperti juga tenaga pengajar yang masih langka.