DepanProfilKontak
arrow ruangpengendali
spacer kodeadmin
spacer
spacer katakunci
spacer
spacer lupakatakunci
spacer daftarbaru

Album Arsip Desain Donlot Produk Profil Kontak



A. Penyuluhan Bahaya Narkoba

Sifat Program       : Monodisipliner (MD)
Jenis Program      : Pokok Tema
Keterangan Kerja : Sie. Humas

Observasi :
Pada saat melakukan observasi, diketahui bahwa kesadaran masyarakat tentang kejahatan dan bahaya Narkoba sangat minim, terutama para pemuda/inya. Apalagi, kebiasaan masyarakat yang kerap mengkonsumsi minum-minuman keras bisa menjadi pintu gerbang masuknya Narkoba ke dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, tokoh masyarakat dan pemuda setempat meminta kepada mahasiswa KKN untuk mengadakan program penyuluhan bahaya Narkoba bagi warga masyarakat.

Realisasi Program :
Terjadi perubahan konsep program pada saat dilaksanakan koordinasi dengan Kormabid (SB) dan Kormanit terkait program kerja seluruh mahasiswa KKN PPM. Perubahan tersebut adalah ditariknya program penyuluhan Narkoba dari tingkat sub-unit menjadi program kerja di tingkat unit. Hal ini karena sub-unit Butuh Kidul juga memiliki program kerja penyuluhan Narkoba yang dilaksanakan dengan konsep pemutaran film di Balai Desa. Sehingga, demi efisiensi diputuskanlah untuk menggabungkan program kerja penyuluhan Narkoba di sub-unit Jojoran Kulon (berkonsep penyebaran poster, stiker, buku, brosur, dll) dengan sub-unit Butuh Kidul (berkonsep pemutaran film) untuk dilangsungkan di Balai Desa Triwidadi.

Oleh sebab itu, nama program kerja yang semula bertajuk "Penyuluhan bahaya dan Kejahatan Narkoba Melalui Media Poster dan Materi Lainnya" berganti menjadi "Penyuluhan Bahaya Narkoba" dan sifat program yang semula Interdisipliner berubah menjadi Monodisipliner. Demikian juga dengan nomor sektor yang semula menggunakan nomor sektor 17.2.3.55 (Penyuluhan Hukum) menjadi 13.3.9.56 (Penyuluhan Untuk Kelompok Anak dan Remaja).

Tanggung jawab sebagai sie Hubungan Masyarakat (HuMas) selama persiapan acara pada program kerja yang baru ini antara lain adalah: melakukan koordinasi dengan BNP, Puskesmas, Polsek, Camat, Kelurahan hingga tingkat pedukuhan. Sementara itu pada hari pelaksanaan lebih banyak membantu tugas sie PerKap untuk mempersiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan selama pelaksanaan yang dilangsungkan pada tanggal 23 Juli 2007.

Penilaian Program :
Secara umum program dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Hal ini didasarkan atas antusiasme warga masyarakat yang datang cukup banyak.

Faktor Pendukung :
Faktor pendukung utama sehingga acara ini dapat berjalan adalah respon positif dari berbagai pihak seperti BNP DIY, POLDA DIY, Dinas Tramtib (Pol PP) DIY selaku pemateri, BKKBN DIY yang bersedia menjadi pendukung teknis acara, Polsek Pajangan, Puskesmas dan Camat serta tak ketinggalan Lurah Desa Triwidadi yang telah meminjamkan balai desa sebagai tempat kegiatan dan kepala dukuh masing-masing pedukuhan yang membantu menginformasikan kegiatan ini kepada warga masyarakatnya.

Faktor Penghambat :
Tidak adanya pembagian kerja yang jelas di antara sesama panitia. Bahkan, struktur kepanitian yang dibentuk pun hanya 5 orang, yakni Ketua, Sekretaris, Humas, PerKap, dan Konsumsi. Sehingga membuat rekan mahasiswa lain yang tergabung dalam satu unit hanya bekerja pada hari pelaksanaan saja secara serabutan. Keterlambatan para pemateri selama hampir 2 jam yang diperparah ketidaksiapan panitia dalam mempersiapkan peralatan listrik membuat masyarakat sempat kecewa. Dengan mundurnya jam pelaksanaan acara, membuat acara berlangsung hingga larut malam, menyebabkan sesi tanya-jawab minim penanya dikarenakan kebanyakan masyarakat sudah pulang sebelum acara berakhir.

Lampiran :

Para penonton  Contoh-contoh Narkoba

ARS lagi tanya


Djogja, Monday, September 03, 2007 | @ 12:51 am
12 Maret 2008
Sedang mempersiapkan diri untuk pindah rumah maya... mohon do'anya ^_^

Nama :
Blog   :
Pesan :
:) :( :D :p :(( :)) :x

"KITA jarang untuk bersedekah, padahal harta itulah yang akan menolong kita kelak. Kita jarang untuk berbuat baik, padahal kita sama-sama tahu akan ada imbalan dari-Nya nanti. Kita jarang menolong teman dan tetangga dekat, padahal merekalah yang bisa kita minta bantuannya di kala susah."
(Irfan Toni Herlambang)


"MASALAH kebanyakan orang adalah bahwa mereka berpikir dengan harapan atau rasa takut atau keinginan mereka, ketimbang dengan pemikiran mereka."
(Will Durrent)


"SEORANG idealis percaya bahwa jangka pendek tak patut diperhitungkan. Seorang sinis percaya bahwa jangka panjang tak berarti apa-apa. Seorang realis percaya bahwa apa yang dilakukan atau tak dilakukan dalam jangan pendek akan menentukan jangka panjang."
(Sydney J. Harris)


"KEBAHAGIAAN bukanlah sesuatu yang kau alami, tapi sesuatu yang kau kenang."
(Oscar Levant)


"LEBIH baik menangis dengan orang-orang bijak daripada tertawa dengan orang-orang yang bodoh."
(Peribahasa Spanyol)


"KATAKANLAH kepada saya tentang sahabat anda, dan akan saya katakan siapa anda sebenarnya."
(Cervantes)


"ORANG bijak yang berkarib dengan orang jahat akan menjadi bodoh. Seorang anjing yng bertualang dengan orang baik akan berakal budi."
(Peribahasa Arab)


"RUMUS hubungan baik : Anggap semua kekacauan sebagai ujian, tapi jangan anggap ujian seolah-olah hal yang mengacaukan."
(Quentin Crisp)


"JANGAN pernah melupakan kawan lama, sebab kawan baru tak ada sebanding dengannya."
(Apocrypha)


"HIDUP itu lucu. Kalau kita menolak menerima sesuatu, maka ia akan sering mendatangi."
(W. Somerset Maugham)




ARS PERSONAL WEBLOG v4.0
ARS Yahoo! Messenger: golden_pen007
hits
Tamu Online :
Anda adalah tamu ke : sejak 20 Juni 2005

Blogdrive - Free Blog Site
 
Copyright © ARS Creations, 2004-
Made in Djogja, Rajab 1426 H / August 2005 M.