Sekurang-kurangnya ada 11 Program Kerja Pokok yang telah saya selesaikan sepanjang pelaksanaan KKN, yang terbagi dalam 2 kategori, yaitu program kerja Tema dan Non-Tema. Dikatakan sebagai program kerja Tema karena program kerja yang bersangkutan sesuai dengan tema yang diangkat yaitu "Mbangun Dusun, Sehating Wargo" atau yang berarti "Membangun Dusun, Sehatkan Warga".
Ada 5 program kerja Tema, yakni: Penyuluhan Bahaya Narkoba, Latihan Tenis Meja, Pendataan Golongan Darah, Pembinaan Olahraga Permainan, Pelayanan Kesehatan Gigi & Mulut dan Pasar Murah.
Sementara 6 program lainnya adalah program kerja Non-Tema. Yaitu: Pelatihan Seni Menghias Janur, Pengenalan Dasar-dasar Seni Melipat Kertas (Origami), Pelatihan dan Perlombaan Aeromodelling (Water Rocket), Pelatihan Komputer Dasar Untuk Anak-anak SD, Penyuluhan Bahaya dan Kejahatan Korupsi Melalui Media Poster dan Materi Lainnya, Melengkapi Buku-buku Perpustakaan SD.
Semua program kerja pokok itu dilaksanakan sepanjang 254 jam kerja ditambah dengan program kerja bantu yang totalnya menghabiskan 108 jam kerja.
Program kerja pokok adalah program kerja yang harus dilaksanakan oleh setiap mahasiswa KKN dan mahasiswa yang bersangkutan bertanggung jawab penuh atas program tersebut secara ilmiah maupun operasional. Sementara program kerja bantu adalah mahasiswa membantu program kerja mahasiswa lainnya baik dalam tingkat sub-unit (Dusun) dan tingkat unit (Desa).
Selanjutnya saya akan menjabarkan penjelasan dari masing-masing program kerja yang telah berhasil dilaksanakan, kemudian setelah itu akan dijabarkan program-program kerja yang tidak berhasil dilaksanakan. Semua tulisan ini disadur langsung dari LPK yang disampaikan kepada pihak LPPM UGM selaku penyelenggara kegiatan KKN di Universitas Gadjah Mada.