DepanProfilKontak
arrow ruangpengendali
spacer kodeadmin
spacer
spacer katakunci
spacer
spacer lupakatakunci
spacer daftarbaru

Album Arsip Desain Donlot Produk Profil Kontak




1000 Burung Kertas

Menakjubkan! Kata itulah yang pertama kali terlontar dari mulut saya setelah selesai membaca cerita di bawah ini. Cerita ini saya peroleh dari Bulletin Board yang di posting oleh salah seorang teman di Friendster. Bagaimana tidak, cerita ini sungguh menyentuh saya dan tepat datang di saat saya sedang berusaha mencintai seseorang dengan sepenuh hati.

Mohon maaf untuk penulis aslinya, saya tidak dapat menuliskan nama anda disini karena memang saya tak tahu nama siapa yang seharusnya ditulis disini. Dan juga, semoga anda tidak berkeberatan atas beberapa suntingan kata maupun kalimat di dalamnya. Setidaknya, saya telah memenuhi keinginan anda untuk menyebarluaskan cerita ini ke teman-teman saya supaya mereka juga dapat menemukan dan memahami arti cinta itu.

-------

Burung Origami Sewaktu Boy dan Girl baru pacaran, Boy melipat 1000 burung kertas untuk Girl, menggantungkannya di dalam kamar Girl. Boy mengatakan, 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya (wah... romantis banget, rasanya jaman ini udah nggak ada cowok yang kayak gitu lagi deh!).

Kala itu, Boy dan Girl selalu melalui setiap detik dengan indahnya cinta mereka berdua. Hanya ada canda dan tawa di antara mereka.

Tetapi pada suatu saat, Girl mulai menjauhi boy. Girl menikah dan pergi ke Perancis. Negeri impiannya! Sebelum pergi, Girl mengatakan "Kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa. Menikah bagi seorang perempuan adalah kehidupan yang kedua kalinya! Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik..."

"...kamu terlalu miskin Boy, sungguh aku tidak berani membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah menikah nanti," lanjutnya.

Setelah Girl pergi ke Perancis, Boy bekerja keras. Dia pernah menjual koran, menjadi karyawan sementara, hingga bisnis kecil-kecilan. Namun, setiap pekerjaan itu dikerjakannya dengan sangat baik dan tekun.

Hari berganti pekan, bulan pun bergulir tahun, dengan pertolongan teman dan hasil kerja kerasnya, kini Boy mempunyai sebuah perusahaan. Dia sudah kaya raya. Akan tetapi hatinya masih tertuju pada Girl, dia masih tidak bisa melupakannya.

Di suatu ujung senja yang murung karena rintihan air hujan, dari dalam mobilnya, Boy melihat sepasang orang tua berjalan sangat pelan. Ia mengenali mereka, mereka adalah orang tua Girl.

Boy kemudian ingin mereka melihat kalau Boy yang sekarang tidak hanya mempunyai mobil pribadi, tetapi juga mempunyai Villa dan perusahaan sendiri. Ingin mereka tahu kalau kini dia bukanlah seorang yang miskin lagi, tapi seorang bos! Boy mengendarai mobilnya dengan sangat pelan sambil mengikuti sepasang orang tua tersebut.

Hujan terus turun, tanpa henti. Biarpun kedua orang tua itu memakai payung, tetapi badan mereka tetap basah karena hujan. Setibanya di tempat tujuan, Boy tercengang dengan apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat pemakaman! Dia melihat di atas papan nisan, foto Girl tersenyum sangat manis terhadapnya.

Di samping makamnya yang mungil, tergantung burung-burung kertas yang dibuat Boy beberapa tahun lalu. Dalam hujan, burung-burung kertas itu terlihat begitu hidup.

Orang tua Girl lantas memberitahu Boy, bahwa Girl tidak pergi ke Paris, tapi ia ke surga, karena kanker. Girl ingin Boy menjadi orang sukses, mempunyai keluarga yang harmonis. Maka dengan sangat terpaksa berbuat demikian terhadap Boy dahulu. Girl mengatakan bahwa dia sangat mengerti Boy, dan percaya kalau kelak Boy pasti akan berhasil.

Girl juga mengatakan, jika pada suatu hari Boy datang ke makamnya, dia berharap agar Boy mau membawakan beberapa burung kertas lagi untuknya.

Boy langsung berlutut, berlutut di depan makam Girl, menangis dengan begitu sedihnya.

Hujan pada hari Ching Ming itu terasa tidak akan berhenti, membasahi sekujur tubuh Boy. Boy teringat senyum manis Girl yang begitu manis dan polos. Mengingat semua itu, hatinya mulai meneteskan darah.

"Hatiku tidak pernah menyesal, semuanya hanya untukmu. 1000 burung kertas, 1000 ketulusan hatiku, beterbangan di atas angin. Masa lalu seperti asap, hilang dan tak kan kembali. Kini, aku hanya bisa menginginkan bintang yang lebat betebaran di langit, melewati sungai perak, dan semua itu hanya menambah kerinduan di hatiku. Apakah aku masih bisa bertemu denganmu... lagi?"

Kemudian, sewaktu kedua orang tua itu keluar dari pemakaman, mereka melihat kalau Boy sudah membukakan pintu mobil untuk mereka. Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.

-------

Untuk seseorang yang senantiasa berada disisiku...

I Love U


Djogja, Friday, February 04, 2005 | @ 12:11 am
12 Maret 2008
Sedang mempersiapkan diri untuk pindah rumah maya... mohon do'anya ^_^

Nama :
Blog   :
Pesan :
:) :( :D :p :(( :)) :x

"KITA jarang untuk bersedekah, padahal harta itulah yang akan menolong kita kelak. Kita jarang untuk berbuat baik, padahal kita sama-sama tahu akan ada imbalan dari-Nya nanti. Kita jarang menolong teman dan tetangga dekat, padahal merekalah yang bisa kita minta bantuannya di kala susah."
(Irfan Toni Herlambang)


"MASALAH kebanyakan orang adalah bahwa mereka berpikir dengan harapan atau rasa takut atau keinginan mereka, ketimbang dengan pemikiran mereka."
(Will Durrent)


"SEORANG idealis percaya bahwa jangka pendek tak patut diperhitungkan. Seorang sinis percaya bahwa jangka panjang tak berarti apa-apa. Seorang realis percaya bahwa apa yang dilakukan atau tak dilakukan dalam jangan pendek akan menentukan jangka panjang."
(Sydney J. Harris)


"KEBAHAGIAAN bukanlah sesuatu yang kau alami, tapi sesuatu yang kau kenang."
(Oscar Levant)


"LEBIH baik menangis dengan orang-orang bijak daripada tertawa dengan orang-orang yang bodoh."
(Peribahasa Spanyol)


"KATAKANLAH kepada saya tentang sahabat anda, dan akan saya katakan siapa anda sebenarnya."
(Cervantes)


"ORANG bijak yang berkarib dengan orang jahat akan menjadi bodoh. Seorang anjing yng bertualang dengan orang baik akan berakal budi."
(Peribahasa Arab)


"RUMUS hubungan baik : Anggap semua kekacauan sebagai ujian, tapi jangan anggap ujian seolah-olah hal yang mengacaukan."
(Quentin Crisp)


"JANGAN pernah melupakan kawan lama, sebab kawan baru tak ada sebanding dengannya."
(Apocrypha)


"HIDUP itu lucu. Kalau kita menolak menerima sesuatu, maka ia akan sering mendatangi."
(W. Somerset Maugham)




ARS PERSONAL WEBLOG v4.0
ARS Yahoo! Messenger: golden_pen007
hits
Tamu Online :
Anda adalah tamu ke : sejak 20 Juni 2005

Blogdrive - Free Blog Site
 
Copyright © ARS Creations, 2004-
Made in Djogja, Rajab 1426 H / August 2005 M.