Gegap gempita Piala Dunia2006 telah dimulai. Tim tuan rumah, Jerman, pun membuka permainan dengan sangat manis dengan memaksa kesebelasan Kosta Rika bertekuk 4-2 pada partai perdana ajang paling bergengsi di dunia itu.
Dua gol tim Panser merupakan kado ulang tahun yang diberikan striker gaek Miroslav Klose. Pasalnya pertandingan pada tanggal 9 Juni kemarin, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-28. Sementara 2 gol lain berhasil disarangkan Phillip Lahm dan Torsten Frings.
Walau bukan termasuk salah satu tim unggulan, namun Kosta Rika tetap berusaha memberi perlawanan tangguh. Terbukti, kelincahan striker gaek Paulo Wanchope dkk mampu membuat getir gawang Lehmann 2 kali.
Well, seperti tahun-tahun sebelumnya, Piala Dunia kali ini benar-benar mengusik ketenangan saya dan juga Anda semua pastinya. Bagaimana tidak, bila perhelatan akbar ini dilangsungkan bertepatan dengan musim-musim ujian. Mulai dari anak-anak SD, SLTP hingga SLTA maupun mereka yang duduk di bangku kuliah.
Ada dilema tersendiri antara mempersiapkan materi ujian dengan sebaik-baiknya atau menonton seluruh pertandingan. Maklum, 4 tahun sekali adalah waktu yang sangat langka untuk bisa menyaksikan permainan heroik dari tim-tim kesayangan.
Saya jadi ingat, bagaimana pada tahun 1998 lalu nilai rapor saya tak sebagus pada caturwulan sebelumnya lantaran membela habis-habisan tim Samba, yang pada akhirnya dikecewakan pula lantaran permainan buruk mereka hingga ditumbangkan 3:0 oleh tuan rumah, Perancis. Bahkan, kala itu saya sempat taruhan dengan Papa, meski tidak memperebutkan apa-apa.
Hal yang sama berulang di tahun 2002. Walaupun berhasil memperoleh kelulusan, tapi saya menyesal tidak mampu menorehkan nilai maksimal pada ijazah SLTA kala itu. Untungnya, tak terlalu sia-sia begadang tiap jam 2 pagi, karena pada akhirnya pasukan kuning-biru bangkit kembali dengan merebut tropi juara untuk yang kelima kalinya.
Ya, saya memang sangat mendukung tiap laga tim yang satu ini, lebih-lebih di ajang sekaliber Piala Dunia. Bukan hanya memiliki komposisi pemain tingkat dunia yang nyaris merata di semua lini, tapi juga lebih karena kematangan strategi. Sehingga tiap kali bertanding, mereka seolah tidak sedang menggiring bola, tapi menari layaknya penari Samba professional diiringi dentuman alat musik yang dibawa oleh para supporter-nya lengkap dengan atribut warna-warni plus tingkah polah uniknya. Buktinya, mereka juga sempat terkenal dengan julukan sepakbola indahnya, alias Joga Bonito.
Sekarang, tantangan di tahun 1998 maupun 2002 harus kembali saya (dan juga Anda) hadapi. Yang diperlukan sebenarnya adalah strategi pengaturan antara jadwal belajar dengan menonton pertandingan. Agar nilai semester ini tidak kembali terpuruk, rasanya saya harus merelakan untuk rehat sejenak dari blog ini.
Tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri, manakala baik saya maupun tim kesayangan bisa memperoleh tropi kemenangan bersama-sama.
Namun sebelum saya undur diri, berikut ada sedikit oleh-oleh yang bisa Anda donlot. Ada 5 wallpaper menarik untuk menghiasi layar komputer Anda dan juga bagi yang belum memiliki jadwal pertandingan lengkapnya, agar tak ketinggalan saya sediakan semuanya disini.
Jangan khawatir juga kalau blog ini bakal sepi. Ada 298 tulisan menarik yang bisa Anda eksplor lebih lanjut disini. Insya Alloh banyak manfaat yang bisa dipetik di dalamnya. Sampai ketemu lagi ya...
Utamakan fair play, maju terus sepakbola dunia, bravo Brazil!