"Neng, bedanya Nuzulul Qur'an sama Lailatul Qadar tuh apa?" tanyaku selepas santap sahur ketika itu. Pertanyaan itu tiba-tiba mengusik ketika aku sedang berusaha menyelesaikan postingan yang memang sengaja memilih tema Nuzulul Qur'an, yang jatuh hari ini.
"Ga tau deh A', setau ade sih Nuzulul Qur'an itu cuma ada di Indonesia, di luar ga ada tuh perayaan kayak gitu." jawabnya.
"Iya ya, Aa tiba-tiba jadi mikir, kan di Qur'an dibilang kalo Al Qur'an itu diturunin di malam Lailatul Qadar yang waktunya di atas malam ganjil 20, dan ga jelas kapan persisnya. Tapi kok malah ada yang bilang tanggal 17 Ramadhan?"
"Aa... dulu ade pernah denger dari ustadz katanya Nuzulul Qur'an itu cuma di ada-adain sama orang Indonesia, tapi sebenernya emang ga pernah ada tanggal 17 Ramadhan."
Mendapat penjelasan yang 'kurang memuaskan' itu langsung saya tancap gas mencari jawaban di internet. Begitu banyak artikel yang ditawarkan dari Google, namun hampir tidak ada yang menjelaskan seputar sejarah Nuzulul Qur'an. Sampai akhirnya hanya ada dua web yang menyajikan hal itu, Myquran.org dan Indomedia.com, tapi tetap saja belum bisa memuaskan pertanyaanku.
Yang pertama saya dapatkan dari Myquran.org. Disana sedang dibahas tentang persoalan bid'ah-bid'ah Bulan Ramadhan, pemakalah adalah Abu Rara Ibnul Imam. Beliau hanya bilang kalo Nuzulul Qur'an adalah perkara bid'ah sama halnya seperti perayaan Maulid Nabi, Isra Mi'raj, dan sebagainya yang tidak pernah dicontohkan oleh Rosululloh dan para Sahabat, tanpa ada penjelasan lebih lanjut.
Yang kedua dari Indomedia.com. Ustadz Buya KHM Syu'ib bilang bahwa dalam kitab-kitab tafsir dikatakan bahwa Al Qur'an diturunkan dalam 2 tahap. Pertama, Al Qur'an diturunkan semuanya sekaligus dari Lauhul Mahfudz ke Baitul 'Izzah/Samaiddunya (suatu tempat yang agung), itu terjadi pada malam Lailatul Qadar. Dan tahap kedua, diturunkan dari Baitul 'Izzah dengan perantaraan malaikat Jibril dan/secara langsung kepada Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wassalam, secara berangsur-angsur sesuai keperluan atau situasi dan kondisi selama lebih kurang 23 tahun.
Ayat-ayat yang pertama kali diturunkan adalah lima ayat pertama (ayat 1-5) surat Al Alaq dan menurut catatan sejarah, hal itu terjadi pada malam 17 Ramadhan, 14 abad yang silam.
Just it! Lagi-lagi tanpa ada penjelasan lebih lanjut. Apa itu Baitul 'Izzah? Dimana tempatnya? Di Bumi kah? Kalau di Baitul 'Izzah itu masih berada di langit lapis pertama (ingat peristiwa Rosul menerima wahyu yang pertama, ketika itu beliau mendengar suara dari langit yang berkata 'IQRA?), berarti yang dimaksud Lailatul Qadar itu Al Qur'an bukan diturunkan ke Bumi, melainkan masih di lapisan Langit. So, apa artinya selama ini umat muslim mengejar malam Lailatul Qadar itu padahal mereka meyakini bahwa di malam itulah Al Qur'an diturunkan ke Bumi???
Well... satu hal lagi yang masih harus saya cari tahu. Ehm... ato kira-kira apakah ada di antara anda, pembaca yang budiman, dapat menjawab hal ini? Tolonglah... bagi-bagi ilmunya kesini ya... 